Artikel
Di Bawah Cahaya Malam, BBK 7 Universitas Airlangga Menutup Jejak Pengabdian di Sidokumpul
Gresik - Malam turun perlahan di Pendopo Kelurahan Sidokumpul. Di bawah cahaya lampu yang temaram, kebersamaan menghangatkan ruang, menandai penutupan rangkaian kegiatan BBK 7 Universitas Airlangga Tahun 2026.
Sebagaimana tercatat dalam rangkaian agenda pengabdian, “kegiatan penutupan BBK 7 Universitas Airlangga ini dilaksanakan pada 31 Januari 2026,” sebuah malam yang kemudian menjadi penanda akhir sekaligus awal dari cerita kebersamaan.
Hadir dalam malam penuh makna tersebut Lurah Sidokumpul beserta perangkat kelurahan, Ketua TP PKK, para Ketua RT, kader Posyandu dari empat pos, Bunda PAUD, serta Karang Taruna. Mereka duduk bersama, menyatukan langkah dan kenangan, menyimak kisah yang telah terukir selama masa pengabdian.
Visual demi visual diputar, mengalir seperti ingatan yang kembali hidup. Tersaji potret program Posyandu yang merawat generasi, pendidikan anak usia dini yang menumbuhkan harapan, program lingkungan yang menjaga keseimbangan alam, pemberdayaan UMKM yang menguatkan ekonomi warga, kegiatan keagamaan yang menumbuhkan nilai spiritual, serta program sosial yang meneguhkan kepedulian antarwarga. Tak luput pula dukungan terhadap kegiatan pemerintahan kelurahan, sebagai wujud sinergi mahasiswa dengan aparatur dalam pelayanan dan administrasi masyarakat.
Dalam kesannya, Lurah Sidokumpul mengenang awal kedatangan mahasiswa BBK 7 dengan penuh kehangatan.
“Mahasiswa datang membawa koper, naik tosa, suasana begitu ceria menuju basecamp, bersiap menyusun program kerja. Perpisahan ini bukan akhir silaturahmi. Sidokumpul selalu terbuka untuk adik-adik mahasiswa Universitas Airlangga sesuai dengan program BBK,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berpadu, termasuk keterampilan seni Damar Kurung sebagai warisan budaya lokal, menjelma menjadi satu cerita utuh tentang pengabdian yang tumbuh dari kebersamaan antara mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga dan masyarakat Kelurahan Sidokumpul.
Malam itu ditutup dengan penyerahan plakat, sebagai tanda terima kasih dan ikatan kenangan, dilanjutkan prosesi potong tumpeng, simbol syukur atas kerja bersama yang telah terjalin. Di balik senyum dan tepuk tangan, tersimpan doa agar pengabdian yang telah dilalui tidak berhenti di malam penutupan, melainkan terus hidup dalam langkah-langkah selanjutnya.
BBK 7 Universitas Airlangga resmi berakhir, namun cahaya pengabdian yang dinyalakan di Sidokumpul akan tetap menyala, menerangi jalan kebersamaan di masa depan.