Artikel
Menghidupkan Warisan Leluhur melalui Syukuran Pesarean Mbah Wedara Pajoeng
Gresik - Di bawah langit yang teduh dan penuh keberkahan, lantunan doa menggema menyelimuti Pesarean Mbah Wedara Pajoeng di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, pada rabu 13/5/26. Dalam suasana yang khidmat dan sarat kebersamaan, masyarakat berkumpul menundukkan hati, memanjatkan syukur atas rampungnya pembangunan cungkup pesarean sebagai wujud penghormatan kepada para leluhur yang telah menorehkan jejak sejarah bagi generasi penerus.
Hadir dalam kebersamaan itu Camat Gresik, Lurah Sidokumpul, tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang turut menyatu dalam doa dan harapan. Malam terasa semakin syahdu saat khataman Al-Qur’an dilantunkan, disusul untaian sholawat dan doa bersama yang mengalir lembut, seakan menjadi jembatan antara ikhtiar manusia dan ridha Sang Pencipta.
Pesarean Mbah Wedara Pajoeng bukan sekadar bangunan yang berdiri kokoh, melainkan penanda ingatan tentang akar sejarah, tentang nilai luhur yang diwariskan dari masa silam. Di tempat inilah kebersamaan tumbuh, gotong royong dipererat, dan penghormatan kepada leluhur dijaga agar tidak lekang oleh waktu.
Melalui syukuran dan doa bersama ini, masyarakat berharap hadirnya keberkahan, kerukunan, serta keteduhan bagi seluruh warga. Semoga Pesarean Mbah Wedara Pajoeng senantiasa menjadi pengingat bahwa sejarah, budaya, dan nilai kebersamaan adalah warisan yang patut dijaga sepanjang zaman.